Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Temukan Ratusan Pelanggaran, Bawaslu Nilai Tak Ada yang Bisa Batalkan Hasil Pemilu 2024

Ismet Humaedi , Jurnalis-Minggu, 25 Februari 2024 |21:11 WIB
   Temukan Ratusan Pelanggaran, Bawaslu Nilai Tak Ada yang Bisa Batalkan Hasil Pemilu 2024
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan sejauh ini belum ada temuan yang dapat membatalkan hasil Pemilu 2024. Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja pun memastikan dalam setiap Pemilu pasti ada pelanggaran.

“Saat ini sudah ada sekitar 1.116 laporan dan 666 temuan pelanggaran selama penyelenggaraan pemilu 2024 ini. Jadi bukan tidak ada pelanggaran, namanya kompetisi masa tidak ada pelanggaran. Kalau tidak ada pelanggaran ya Bawaslu nggak usah ada,” ujar Rahmat, Minggu (25/2/2024).

Bagja mengatakan Bawaslu hingga saat ini masih mengawasi penyelenggaraan pemungutan suara ulang (PSU). Dia mengatakan, pembatalan Pemilu 2024 juga tergantung dari temuan-temuan di lapangan.

“Ada kejadian-kejadian saat proses pungut hitung dan rekapitulasi. Di undang-undang tindak pidana pun ada. Jika ada yang merubah hasil itu bisa dipidana. Jika ada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mengubah hasil itu bisa dipidana. Oleh sebab itu, kita perlu menjaga bersama supaya aparat penyelenggara pemilu itu juga tidak melakukan pelanggaran,” kata dia.

Rahmat juga menegaskan tak mungkin tidak ada pelanggaran dalam pemilu. Pelanggarannya baik disengaja atau tidak disengaja karena ketidaktahuan.

Penjelasan Bawaslu menilai bahwa hingga saat ini yang terjadi hanyalah pelanggaran, bukan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan massif yang dapat membatalkan Pemilu.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement