Meski demikian, Adi menilai saat ini partai fraksi di DPR tampaknya juga masih 'malu-malu' untuk memulai pengajuan hak angket di DPR. Hal itu dikarenakan adanya komunikasi politik terlebih dahulu dari para petinggi partai fraksi di DPR, dengan partai Pemenang Piplres 2024, hasil quick count.
"Wait and see juga, artinya kubu nomor 1 ini cari Partner juga, jangan jangan hak angket, mereka aja yang ngegas, tapi tidak mendapatkan dukungan dari PDIP dan PPP, rasa-rasanya mereka juga tidak terlalu confident," kata Adi.
"Jadi menurut saya, ketimbang saling menunggu, saling intip gerakan politik kedepan, Paslon Nomor 1 saya kira dari partai dalam beberapa hari kedepan harus mengusulkan kepada dpr soal hak angket," tutupnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.