Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Makan Siang Gratis Rp15 Ribu per Anak, Menko PMK: Tunggu Desain Teknokratiknya

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 27 Februari 2024 |15:57 WIB
Makan Siang Gratis Rp15 Ribu per Anak, Menko PMK: Tunggu Desain Teknokratiknya
Menko PMK Muhadjir Effendy (Foto: Binti M)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy ikut membuka suara terkait rencana anggaran program makan siang gratis Rp15 ribu per anak.

Menurut Muhadjir, hal tersebut merupakan masalah teknis untuk pemerintahan selanjutnya. Bahkan, dia mengatakan jika pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) sudah sudah punya pengalaman.

Muhadjir pun meminta agar menunggu desain teknokratiknya sehingga program makan siang gratis ini yang digagas Capres-Cawapres, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang saat ini unggul dalam quick count Pilpres 2024 bisa dilaksanakan.

“Oh itu soal teknis nanti itu gampang itu. Kalau sudah ada desain teknokratiknya nanti itu bisa dilakukan. Kita sudah punya pengalaman kok,” kata Muhadjir di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (27/2/2024).

Lebih lanjut, Muhadjir mengungkapkan bahwa selama ini sudah menangani program makanan tambahan baik untuk ibu hamil hingga untuk anak usia dua tahun.

“Kan selama ini kita sudah menangani program makanan tambahan untuk ibu hamil, program makanan tambahan untuk bawah 2 tahun,” ujarnya.

“Itu sudah kerja sama dikelola antara penggerak PKK di desa dengan bidan desa, dengan puskesmas, pengawasan gizinya ada di puskesmas terutama yang mereka yang sudah punya ahli gizi,” ujarnya.

Meski begitu, Muhadjir tidak memungkiri saat ini masih ada kendala yang dihadapi dalam penyaluran bantuan makan khususnya dalam rangka memenuhi gizi anak untuk bawah dua tahun.

“Ya memang ada kendala-kendala karena masih belum ada pengertian yang benar tentang makna gizi yang bagus itu terutama untuk bawah 2 tahun misalnya. Tapi terus kita benahi dan kita jangan ragu, jangan takut melakukan terobosan,” kata Muhadjir.

“Dan setiap terobosan pasti harus ada kendala dan kendala harus kita atasi. Kalau ada masalah kita selesaikan, kalau masih ada yang kurang bagus kita perbaiki terus gitu,” pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement