Dandhy bercerita bahwa mereka punya waktu cukup singkat untuk memproduksi Dirty Vote: tiga pekan sejak perencanaan sampai tayang di kanal YouTube. “Ada keajaiban di situ,” kata Dandhy.

Faktor lain, tiga narasumber film itu selama ini menjadi ‘bintang’ media, yaitu Bivitri Susanti, Zainal Arifin Muchtar, dan Feri Amsari. Sebab itu, Dandhy hampir tidak ada kesulitan berimprovisasi cara penuturan para narasumber.
“Konsep di ilmu hukum diturunkan dalam bahasa sederhana yang dapat ditonton masyarakat umum,” katanya.
BACA JUGA:
Dandhy mengatakan ada tiga faktor penting dokumenter hampir dua jam itu sukses diproduksi dalam waktu tak mencapai sebulan. “Pertama, kru sudah standby (siap) dan terlatih, kedua narasumber terbiasa bicara di depan kamera, dan ketiga momentum (Pemilu). Karena momen itulah orang akan bicara politik,” katanya.