Wayan Adi Arnawa meminta agar ada tindakan tegas dari penegak hukum, termasuk melakukan deportasi agar bisa memberi efek jera.
Sementara salah satu sumber mengungkapkan insiden tersebut berawal dari pelecehan yang menimpa salah seorang WNA asal Australia saat berkunjung ke salah satu tempat hiburan malam di Jalan Petitenget.
Pelecehan dilakukan oleh WNA yang tidak dikenal. Akibat menerima pelecehan, sempat terjadi adu mulut dan membuat WNA Australia memilih kembali ke vilanya.
Dalam perjalanan pulang, ternyata mereka kembali bertemu dengan WNA yang diduga melakukan pelecehan di dalam night club. WNA yang tidak dikenal itu tiba-tiba mengumpat kasar, akibatnya saling pukul menggunakan tangan kosong hingga botol bir pun tidak terelakkan.
Akibat perkelahian itu, korban Peter Noel mengalami luka robek di bagian kepala bagian depan, leher bagian belakang, telinga, dan luka pada tangan kiri. Sedangkan Isaeah Tex Wilson mengalami luka robek di bagian dada sebelah kanan, leher, lengan kanan kiri, dan luka lecet pada kaki.
Kedua WNA yang mengalami luka-luka itu tidak ingin melaporkan atau melanjutkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian karena ingin memilih fokus melakukan perawatan luka yang diderita.
Sedangkan aparat kepolisian Polsek Kuta Utara, Badung hingga kini belum bisa dihubungi.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.