Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pakar Hukum Sebut Lonjakan Suara PSI Alihan Isu Kecurangan yang Lebih Esensial

Irfan Ma'ruf , Jurnalis-Kamis, 07 Maret 2024 |03:58 WIB
Pakar Hukum Sebut Lonjakan Suara PSI Alihan Isu Kecurangan yang Lebih Esensial
Ilustrasi (Foto : MPI)
A
A
A

JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas Feri Amsari menilai kasus melonjaknya suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dilakukan secara sengaja untuk mengecoh isu kecurangan pemilu yang lebih esensial.

Feri mengatakan, berbagai isu saat ini telah berkembang di ranah publik salah satunya melonjaknya suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dengan lonjakan suara PSI di tengah publik membuat masyarakat tidak lagi fokus pada kasus kecurangan pemilu yang lebih lebih penting.

"Kalau kemudian sibuk membahas lonjakan suara PSI ini akan menghilangkan esensi utama seolah olah kita bicara PSI dan kita menghilangkan kecurangan pemilu presiden," kata Feri Amsari kepada MNC Portal, Kamis (7/3/2024).

Dia menilai hal paling penting yang harus terus dikawal adalah kecurangan pemilu. Karena seluruh permasalahan yang berkembang di ruang publik telah ditemukan banyak alat bukti.

"Kalau kita berhasil membuktikan kecurangan pemilu presiden dengan sendirinya kecurangan PSI atau lonjakan suara itu bisa dibuktikan," pungkasnya.

Rekapitulasi suara sementara KPU menunjukkan partai yang saat ini dipimpin oleh putra bungsu Presiden RI Joko Widodo Kaesang Pangarep memperoleh 3,13 persen suara dari pemilihan anggota DPR RI per Sabtu (2/3/2024) pukul 12.00 WIB. Dalam periode waktu itu, suara yang terhitung mencapai 65,73 persen.

Dengan demikian, PSI hanya membutuhkan kurang dari 1 persen suara, tepatnya 0,87 persen suara, untuk dapat mencapai ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 4 persen.

Jika berhasil mencapai ambang batas, kali pertama PSI dapat menduduki kursi DPR RI di Senayan.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement