Kemudian, agar Bawaslu sebagai lembaga independen bisa menjalankan fungsinya secara netral.
"Kami menuntut karena Pemilu curang ini semua seperti diketahui adalah permainan Jokowi karena melanggengkan anaknya," ucap Nyong.
Dia juga menyayangkan keputusan KPU yang menerima pendaftaran calon wakil presiden (cawapres) no urut 2, Gibran Rakabuming Raka.
"Nanti tanggal 18, 19, 20, kami akan kepung Istana," tegas dia.
BACA JUGA:
Sebagai diketahui massa yang demo Bawaslu RI hari ini menamakan diri Gerakan Rakyat Selamatkan NKRI.