Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sopir Diduga Mabuk, Mobil Avanza Tabrak Rumah Makan

Patrianus Meo Djawa , Jurnalis-Senin, 08 April 2024 |18:06 WIB
Sopir Diduga Mabuk, Mobil Avanza Tabrak Rumah Makan
Sopir didiuga mabuk, mobil tabrak rumah makan (Foto : Istimewa)
A
A
A

NAGEKEO - Mobil Toyota Avanza menabrak Rumah Makan Mbay Makmur, di Jalan Soekarno Hatta, Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo. Insiden kecelakaan tersebut terjadi pada hari Senin 8 April 2024, dini hari, sekira pukul 00:30 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Diduga, sopir yang mengemudikan mobil tersebut dalam keadaan mabuk.

Martha Ola (49), pemilik Rumah Makan Mbay Makmur, berujar kecelakaan minibus terjadi di saat seluruh penghuni rumah makan Mbay Makmur sedang bersiap untuk tidur.

Dijelaskannya, mereka kaget setelah mendengar bunyi dentuman dari arah samping warung. Begitu penghuni rumah mengecek sumber bunyi, mereka melihat bangunan samping rumah makan beserta tungku pemanggang sate telah hancur akibat tabrakan itu.

Sementara, Martha juga melihat sudah ada banyak orang yang membantu proses evakuasi kedua pria yang berada di dalam mobil nahas itu hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit mendapat perawatan medis.

Dari dokumentasi yang diperoleh, plat nomor minibus naas itu ada tulisan Ahok di bawah nomor polisi.

"Kami semua aman, hanya bangunan samping dengan tungku panggang sate saja yang rusak. Ini sementara kami bawa ke bengkel las untuk bikin alat panggang baru," ujar Martha Ola.

Penjelasan lebih detail mengenai penyebab kecelakaan termasuk bagaimana kondisi dari dua penumpang baru diketahui setelah Kasat Lantas Polres Nagekeo, AKP Melki Davidson Nenobais memberikan keterangan.

Melalui pesan singkat aplikasi WhatsApp, AKP Melki Davidson Nenobais, mengabarkan insiden kecelakaan lalu lintas minibus Toyota Avanza menyebabkan dua orang yang berada di dalam mobil itu mengalami sejumlah luka dan telah dilarikan kerumah Sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kedua korban dalam kecelakaan itu diketahui bernama Widiyanto (43) warga Banyuwangi yang berperan sebagai pengemudi. Widiyanto dikabarkan berprofesi sebagai seorang petani. Dia mengalami sejumlah luka lecet pada kaki kiri dan kanan serta pada siku tangan kiri juga mengalami luka robek pada bagian dahi.

Sedangkan, korban lainnya adalah seorang oknum anggota Polri bernama HS (43), warga Kelurahan Mbay Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Hamza Sulaiman mengalami luka robek pada pelipis mata kanan dan kiri serta luka robek pada bagian dahi.

"Pengemudi mobil Toyota Avanza warna hitam nopol EB 1090 H mengemukakan mobilnya dengan kecepatan cukup tinggi dan tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya sehingga keluar jalan sebelah kiri dari arah barat dan menabrak warung makan," ujar AKP Melki Davidson Nenobais.

Kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Mobil Avanza yang dikemudikan oleh Widiyanto, datang dari arah barat dengan kecepatan cukup tinggi dan diduga terpengaruh minuman keras sehingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya.

Mobil kemudian keluar jalur dan menabrak Warung Makan yang mengakibatkan pengemudi mobil dan penumpangnya mengalami luka-luka.

Sementara, kerugian materil akibat kecelakaan itu ditaksir mencapai Rp20 juta lebih.

(Angkasa Yudhistira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement