Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Berkaca pada Putusan MK, Pilkada Serentak 2024 Diprediksi Banyak Lawan Kotak Kosong

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Minggu, 28 April 2024 |17:01 WIB
Berkaca pada Putusan MK, Pilkada Serentak 2024 Diprediksi Banyak Lawan Kotak Kosong
Hendri Satrio (Foto : Tangkapam Layar)
A
A
A

JAKARTA - Pendiri Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) Hendri Satrio memprediksi banyak Pilkada serentak yang dilaksanakan pada November 2024 akan melawan kotak kosong.

Hal tersebut disampaikan Hendri kepada awak media usai publikasi Lembaga Survei KedaiKOPI terkait Perilaku dan Kebiasaan Mudik Lebaran yang dipublikasikan pada Minggu (28/4/2024) siang di Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

"Saya mau menambahkan sedikit, Pilkada itu ada aturan dua kalau mereka maju Pilkada mereka harus mundur dari DPR. Sementara ada beberapa anggota DPR saat Pemilihan Legislatif kemarin jor-joran luar biasa, jor-joran dalam arti money politiknya besar," ujar Hendri Satrio.

Dengan kekuatan politik yang ada, Hendri Satrio melihat Caleg terpilih akan berpikir ribuan kali sebelum nekat ingin maju ke Pilkada serentak November 2024 mendatang berkaca dari Pemilu 2024 dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kalau kemudian mereka harus mundur meninggalkan anggota DPR atau DPRD nya, mereka pasti pikir-pikir, apalagi dengan pengalaman kemarin dissenting Hakim MK menyebutkan ada Bansos, kemudian ada pertolongan Pj (Penjabat Kepala Daerah) itu tidak bisa dipungkiri, nah mungkin ada tokoh-tokoh yang ingin maju Pilkada tapi sudah terpilih sebagai wakil rakyat itu pikir-pikir lagi, apalagi kalau harus hilang dua-duanya, apalagi kalau kalah dan menghadapi pemenang pemilu, cara mainnya sama seperti kemarin, tiga hakim M yang dissenting opinion ya mereka pasti ngeri-ngeri juga gitu," papar Hendri Satrio.

Hendri Satrio melihat kondisi demokrasi yang tidak baik-baik saja tersebut justru sangat merugikan masyarakat pada akhirnya.

"Nah ada beberapa partai politik yang sudah puluhan calon kepala daerahnya mengundurkan diri, gak mau lagi jadi atau maju ke dalam pilkada menurut saya yang rugi juga rakyat. Karena orang-orang ini kak juga yang terbaik sebetulnya," ungkapnya.

Hendri Satrio memprediksi perhelatan Pilkada serentak baik di tingkat Provinsi dan Kabupaten atau Kota pada November 2024 mendatang akan banyak hanya diisi oleh kontestan yang didukung oleh partai politik pemenang Pemilu 2024.

"Jadi saya tidak kaget juga kalau nanti di pilkada 2024 banyak kotak kosong yang akan muncul karena mereka berhitung dari sisi kemungkinan menangnya kalau saya kalah, ngapain saya lepas DPR/DPRDnya. Nah kalau kemudian mereka malas atau takut maju ya akhirnya tokoh yang sangat superior di daerah itu pasti akan melenggang dengan mudah dan kotak kosong pasti akan banyak," tuturnya.

Hendri menilai Pilkada serentak 2024 akan sangat mungkin disapu habis oleh pemenang Pilpres apabila berkaca dari berbagai sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) saat ini.

"Jadi kalau kemudian kalau ada 550an lebih daerah yang akan pilkada, baik itu provinsi kabupaten kota kalau mereka gak kuat-kuat banget ya pasti akan ditemukan kotak kosong. Apalagi bila yang maju ada hubungan darah keluarga ya. Ya itu sangat mungkin kotak kosong lah yang mereka lawan," pungkas Hendri Satrio.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement