Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hari Ini, KPK Hadirkan Sejumlah Pegawai Kementan Jadi Saksi di Sidang SYL

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Rabu, 22 Mei 2024 |10:11 WIB
Hari Ini, KPK Hadirkan Sejumlah Pegawai Kementan Jadi Saksi di Sidang SYL
Syahrul Yasin Limpo (Foto: Nur Khabibi)
A
A
A

 

JAKARTA - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan sejumlah saksi lanjutan kasus gratifikasi dan pemerasan dengan terdakwa mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Ada 8 saksi yang dihadirkan pada sidang kali ini.

“Masih dalam rangkaian membuktikan unsur-unsur pasal dalam dakwaan Tim Jaksa dengan Terdakwa Syahrul Yasin Limpo dkk, hari ini (22/5) dihadirkan saksi-saksi,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri, Rabu (22/5/2024).

Adapun delapan saksi yang dihadirkan, lanjut Ali, terdiri dari 2 pihak swasta, 5 pegawai Kementan dan protokol Kementan.

Berikut daftar saksi-saksi yang dihadirkan di Sidang SYL hari ini:

- Fadjry Djufry (Kepala Badan Standarisasi Instrumen Pertanian).

- Bekti Subagja (Kepala Bagian Umum Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian).

- Zulkifli (Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementan RI).

- Rininta Octarini(Protokol Menteri Pertanian).

- Rio Nugraha (Staf Biro Umum dan Pengadaan / Staf Khusus Mentan).

- Firmansyah (Ketua Tim Ketatausahaan Sekjen dan Staf Ahli Menteri).

- Hendra Putra (Direktur PT Haka Cipta Loka dan Haka Loka).

- Fajar Noviansyah (Direktur CV Maksima Selaras Budi).

Sebagai informasi, dalam surat dakwaan, diduga SYL menerima gratifikasi senilai Rp44,5 miliar. Jumlah tersebut didapatkan dari patungan pejabat eselon I dan 20% dari anggaran di masing-masing Sekretariat, Direktorat, dan Badan pada Kementan.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement