“Kita harus ingat betapa rapuhnya kemajuan yang dicapai,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus sebagaimana dilansir RT. Dia mencatat bahwa “hanya dalam dua tahun, pandemi Covid-19 menghapus peningkatan harapan hidup selama satu dekade.”
Covid-19 pertama kali muncul pada akhir 2019 dan berkembang menjadi epidemi terbesar dalam hampir satu abad. Jurnal medis Lancet sebelumnya memperkirakan jumlah kematian terkait Covid mungkin mencapai 18 juta.
Laporan WHO menyebutkan bahwa penyakit tidak menular seperti penyakit jantung iskemik dan stroke, kanker, penyakit paru obstruktif kronik, penyakit Alzheimer dan demensia lainnya, serta diabetes, yang merupakan pembunuh terbesar sebelum pandemi, menyumbang 78% kematian non-Covid di 2020-2021.
(Rahman Asmardika)