Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pancasila Lahir 1 Juni di Tengah Pemikiran Tokoh Tua Pilihan Militer Jepang

Solichan Arif , Jurnalis-Sabtu, 01 Juni 2024 |16:35 WIB
 Pancasila Lahir 1 Juni di Tengah Pemikiran Tokoh Tua Pilihan Militer Jepang
Illustrasi (foto: dok Okezone)
A
A
A

Soepomo usul Dasar Negara Indonesia Merdeka dengan perincian Persatuan, Kekeluargaan, Mufakat dan Demokrasi, Musyawarah serta Keadilan Sosial. Tepat pada tanggal 1 Juni 1945, Soekarno tampil ke depan menyodorkan buah pikirnya.

Lima sila yang kemudian dikenal dengan nama Pancasila, diperkenalkan, yakni Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejehateraan Sosial dan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Soekarno mendesakkan nasionalisme versinya, yakni nasionalisme yang bebas dari agama agar disetujui di dalam rapat BPUPKI.

“Karena konsep ini memang merupakan satu-satunya dasar yang dapat disepakati pemimpin-pemimpin lainnya, menanglah Soekarno,” tulis sejarawan M.C. Ricklefs dalam Sejarah Indonesia Modern 1200-2008.

Secara umum dasar negara yang ditawarkan Bung Karno bisa diterima anggota BPUPKI, namun sejumlah pemimpin Islam merasa tidak senang karena Islam tidak memainkan peranan yang istimewa.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement