Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Usul MUI ke OKI Hentikan Kekejaman Israel: Optimalkan Military Force!

Widya Michella , Jurnalis-Sabtu, 08 Juni 2024 |07:36 WIB
Usul MUI ke OKI Hentikan Kekejaman Israel: Optimalkan <i>Military Force</i>!
Ilustrasi (Foto : Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prof Sudarnoto mengusulkan agar organisasi internasional yakni OKI menggunakan kekuatan militer untuk menghentikan kekejaman Israel ke Palestina.

"Saya ingin mengusulkan optimalkan military force oleh negara-negara OKI perlu bersepakat mengkonsolidasi diri untuk mengirimkan militer," kata Sudarnoto dalam keterangannya, Sabtu (8/6/2024).

Lantas dia menyebutkan upaya ini dilakukan karena Israel hingga saat ini terus melakukan pembunuhan. Serta tidak menghiraukan upaya to state solution.

Selain itu, tiga cara lainnya seperti kekuatan politik, kekuatan diplomatik dan ekonomi juga sudah dilakukan. Namun hal itu tetap tidak berpengaruh secara signifikan.

"Tiga cara pertama sudah dilakukan tapi terus Israel tidak pernah memberikan perhatian dan tidak peduli dan masih membunuh hingga saat ini. Dan menurut saya ini yang belum maksimal itu adalah military force," ucapnya.

Sehingga dia berharap negara-negara yang tergabung dalam OKI dapat segera menggunakan kekuatan militer untuk menghambat pasukan Israel dan melindungi warga Gaza dari pembunuhan brutal.

"Target yang pertama adalah menghambat pasukan Israel untuk tidak merengsek ke depan dan melindungi warga Gaza dari pembunuhan brutal. Target kedua memukul mundur Israel dari Gaza, ketiga target terakhir adalah kemerdekaan Palestina," tuturnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement