JAKARTA - Direktur Pengelolaan Media Direktorat Jenderal (Ditjen) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Nursodik Gunarjo mendorong pada pengelola media center daerah untuk memproduksi konten berita mendidik, memberdayakan, mencerahkan serta membangun nasionalisme.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan Jadi Pintar Bareng Kominfo (Jarkom) bertajuk “Merawat Indonesia dengan Berita Mencerahkan” di Puncak Waringin, Labuhan Bajo, Kabupaten Manggarai, Barat Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ia pun mendorong agar keberhasilan maupun kendala produksi berita harus disampaikan dengan baik menggunakan narasi yang santun. Ia menilai, berita maupun konten di media sosial yang positif dibutuhkan sebagai bentuk tanggung jawab untuk berkontribusi mencegah masifnya berita-berita tidak baik.
“Jika tidak rajin mengunggah berita-berita baik, maka konten yang menguasai algoritma pemberitaan itu konten yang tidak baik. Ini bukan hanya soal tanggung jawab saja, tetapi juga dapat berkontribusi sebagai orang baik yang aktif mengunggah berita baik,” ujar Nursodik dalam keterangannya, Jumat (14/6/2024).
Kepada peserta kegiatan yang sebagian besar adalah pengelola media center daerah, ia menegaskan, ada potensi besar yang harus dimanfaatkan menghasilkan berita-berita baik. Misalnya mudahnya akses ke kepala daerah untuk memperoleh informasi yang bersifat A-1.
Meski begitu Nursodik mengingatkan prinsip jurnalistik 5W+1H tetap harus disertakan dalam membuat berita atau konten.