Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Miris, Anak Kedua Susi Susanti Hanya Bisa Terbaring Karena Menderita Hidrosefalus

Nanang Fahrurrozi , Jurnalis-Sabtu, 03 Agustus 2024 |13:07 WIB
Miris, Anak Kedua Susi Susanti Hanya Bisa Terbaring Karena Menderita Hidrosefalus
Anak Hidrocefalus
A
A
A

Sayangnya, Susi Susanti hanya seorang ibu rumah tangga tanpa penghasilan tetap, dan Suami bekerja sebagai buruh tani sehingga ia kesulitan untuk membiayai pengobatan anaknya yang sangat membutuhkan bantuan.

"Penghasilan Suami sayo tidak cukup untuk keperluan berobat, untuk kebutuhan Dafa Sehari-hari saja masih kurang karena penghasilan Suami sayo tidak menentu," tuturnya.

Ia hanya bisa berharap ada keajaiban yang dapat menyembuhkan putra kecilnya.

Masyarakat setempat turut merasakan duka yang mendalam melihat penderitaan Dafa. Mereka berharap ada tangan-tangan dermawan yang mau membantu meringankan beban Susi Susanti dan Keluarga.

"Kami ingin Dafa bisa mendapatkan pengobatan yang layak dan kembali sehat seperti anak-anak lainnya," ucap Rido salah satu tetangganya.

Di tengah ketidakpastian ini, Susi Susanti dan Suami terus berdoa dan berusaha untuk kesembuhan putranya. Air mata yang jatuh di pipinya menjadi saksi bisu dari cinta seorang ibu yang tak pernah padam.

Kisah Dafa Mubarok adalah potret nyata dari perjuangan melawan penyakit Hidrosefalus sejak usia 27 hari hingga usianya yang mau menginjak 7 tahun.
 

(Khafid Mardiyansyah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement