Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

4 Fakta Pembunuh Bripda Soni Menyerahkan Diri, Keluar Hutan hingga Minta Makan ke Warga

Awaludin , Jurnalis-Selasa, 06 Agustus 2024 |07:20 WIB
4 Fakta Pembunuh Bripda Soni Menyerahkan Diri, Keluar Hutan hingga Minta Makan ke Warga
Illustrasi penangkapan (foto: dok Okezone)
A
A
A

SALAH satu anak terduga pelaku yang diduga ikut dan sempat menyerang anggota Polres Seluma, Polda Bengkulu, Bripda Soni Bintang Alfala hingga meninggal dunia, menyerahkan diri. 

Diketahui, pelaku juga menganiaya Kanit Reskrim Polres Seluma, Ipda Bambang Ilyadi higga mengalami luka serius. Berikut sejumlah faktanya:

1. Keluar dari Hutan Karena Kelaparan

Anak terduga pelaku Ar (53) yang menyerahkan diri itu berinisial Rk (13). Sebelumnya, anak terduga pelaku sempat kabur ke dalam hutan usai kejadian. Namun, Rk keluar dari persembunyiannya karena kelaparan. 

Anak terduga pelaku tersebut keluar setelah bersembunyi tidak kurang dari 2 x 24 jam, di daerah tempat tinggalnya. Dia keluar dengan mendatangi salah satu rumah warga di Kelurahan Puguk, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, Bengkulu. 

Kedatangan anak terduga pelaku tersebut, kata Kasi Humas Polres Seluma, AKP Andi Winawan, karena kelaparan dan meminta makan dengan warga. 

''Warga yang didatangi anak terduga pelaku memberi makan karena dia kelaparan. Dia keluar dari persembunyian Minggu 4 Agustus 2024, sekira pukul 15.00 WIB,'' kata Andi, saat dikonfirmasi, Senin (5/8/2024). 

 

2. Warga Laporkan ke Petugas

Warga setempat tersebut, pun melaporkan ke Lurah Puguk dan Camat Seluma Utara. Dari situ camat melaporkan kr Polsek Seluma Timur dan Polres Seluma. 

Mendapati informasi itu, anggota Polsek Seluma Timur dan Polres Seluma menjemput dan mengamankan anak terduga pelaku di rumah warga yang memberi makan. 

''Anak tersebut dibawa ke Polres Seluma untuk dimintai keterangan. Saat ini masih dilakukan interogasi,'' ujar Andi. 

 

3. Korban Diserang Tiga Pelaku Ayah dan Anak

Kapolres Seluma AKBP Arief Eko Prasetyo melalui Kasi Humas Polres Seluma, AKP Andi Winawan mengatakan, lokasi kejadian sangat sulit ditempuh dengan kendaraan roda empat. Sehingga musti berjalan 2 hingga 3 jam perjalanan.

Usai berjalan selama 2 jam, terang Andi, anggota Satresrim Kanit Reskrim Polres Seluma, Ipda Bambang Ilyadi dan Bripda Soni Bintang Alfala mendekati rumah terduga pelaku.  

Namun baru berjalan sekira 100 meter menuju rumah terduga pelaku. Kedua anggota Satresrim Polres Seluma tersebut langsung diserang tiga terduga pelaku, Ar (53), Rk (13) dan JK (15). Mereka bertiga merupakan ayah dan anak.

Ketiga terduga pelaku itu menyerang anggota dengan senjata tajam jenis golok, sehingga kedua anggota mengalami luka serius. Ketiga terduga pelaku itu menduga jika anggota Polres Seluma yang datang itu merupakan keluarga dari korban pembacokan.

 

4. Satu Pelaku Ditembak dan Dua Orang Kabur

Usai memberikan pertolongan kedua anggota Satreskrim Polres Seluma, sambung Kasi Humas Polres Seluma, AKP Andi Winawan, anggota Polres Seluma kembali ke lokasi, guna melihat dua terduga pelaku yang sebelumnya telah diberikan tindakan tegas terukur.

Namun, sambung Andi, saat tiba di lokasi. Anggota Polres Seluma hanya menemukan satu terduga pelaku, berinisial Ar (53) yang telah meninggal dunia. Sementara terduga pelaku Rk (13) sudah tidak ada dilokasi, dan JK (15) berhasil kabur.

''Saat anggota kembali lagi ke lokasi. Hanya ada satu terduga pelaku Ar. Untuk RK masih dalam penyidikan dan JK berhasil kabur,'' jelas Andi.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement