Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dua Pujangga Penulis Kitab Kuno yang Berbeda Gaya Bahasa Ceritakan Sejarah Majapahit

Avirista Midaada , Jurnalis-Kamis, 08 Agustus 2024 |05:31 WIB
Dua Pujangga Penulis Kitab Kuno yang Berbeda Gaya Bahasa Ceritakan Sejarah Majapahit
Arca Gayatri (Foto: istimewa/Okezone)
A
A
A

Para sejarawan memperkirakan bahwa naskah Kakawin Sutasoma ditulis pada 1365 - 1389. Selain menulis Kakawin Sutasoma, Mpu Tantular juga menulis Kakawin Arjunawijaya. Kedua naskah tersebut ditulis dengan gaya bahasa yang sangat mirip. 

Naskah tersebut berisi calon Buddha Bodhisattva dilahirkan kembali sebagai Sutasoma, putra Mahaketu raja Hastinapura. Sementara itu, kitab Kakawin Arjunawijaya ditulis Mpu Tantular sekitar tahun 1379 Masehi. 

Adapun kitab Kakawin Arjunawijaya mengisahkan tentang kelahiran anak - anak Wisrawa, yaitu Dasamuka dan saudara - saudarinya, kemenangan Rahwana, atas pasukan raja - raja sekutu Arjuna Kartawirya, dan kematian Patih Suwanda, dan kemenangan Arjuna Kartawirya atas Rahwana.

Tema dan bahan Kakawin Arjunawijaya diambil dari Kitab Uttarakanda yang versi prosanya menggunakan bahasa Jawa Kuno. Di Kitab ini pula kisah Arjuna Kartawirya mengunjungi kompleks religius dharma, Siwa Buddha. Pendeta itu mengingatkan pada Arjuna Kartawirya untuk selalu memelihara candi - candi, baik yang sudah ada maupun yang mengalami kerusakan. 

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement