Menanggapi ini, Kapolres Muna AKBP Indra Sandy Purnama Sakti mengatakan pihaknya masih menunggu keterangan dari korban. "Lamban karena dari korbannya kita cari sampai sekarang belum ada," kata Indra.
Menurut Indra, sekarang ini anggota kepolisian terus melakukan pencarian dibantu masyarakat, termasuk kepala desa yang aktif tapi bukan tersangka. "Semoga dari masyarakat ikut membantu dan menginformasikan misalnya ada melihat korban bisa dininformasikan mendatani dan meminta keterangannya," tambah Indra.
Peristiwa ruda paksa yang menimpa siswi sma ini terjadi pada Oktober 2023 lalu. Oknum Kades mendatangi rumah tempat tinggal korban pada malam hari yang kebetulan saat itu korban hanya sendirian. Korban yang ketakutan hanya bisa pasrah digagahi.
Setelah itu pada pertengahan Desember 2023, oknum Kades kembali menggauli korban di tempat sama. Sedangkan, oknum caleg berinisial AL yang juga mantan kepala desa setempat, modusnya sama dengan meminta nomor HP lalu mengajak korban bertemu di depan rumah korban pada malam hari.
(Maruf El Rumi)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.