Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Budi Arie Merasa Dikhianati Mantan Anak Buahnya Terkait Kasus Judi Online

Danandaya Arya putra , Jurnalis-Senin, 11 November 2024 |05:08 WIB
Budi Arie Merasa Dikhianati Mantan Anak Buahnya Terkait Kasus <i>Judi Online</i>
Budi Arie
A
A
A

JAKARTA - Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi merasa dikhianati oleh bekas pegawainya perihal kasus Judi Online (Judol). Sebab T dan AK yang merupakan pegawai Komdigi (dulunya Kominfo) telah ditetapkan sebagai tersangka. 

Mulanya, Budie bercerita mengenai pemberantasan judol di ranah digital, Kominfo saat itu membutuhkan sumber daya di bawah Direktorat Pengendalian Ditjen Aptika dalam jumlah yang memadai termasuk integritasnya. Namun kala itu Budi mendapati kekurangan kuantitas dan kualitas, sehingga beberapa orang di rotasi tugasnya.

"Jumlah personil untuk mengawasi dan melakukan take down situs-situs judol sangat terbatas. Bahkan, sampai saat ini juga soal SDM masih jauh dari ideal karena keterbatasan alokasi  anggaran," kata Budi saat dihubungi wartawan, Minggu (10/11/2024).

Kata dia, untuk mengatasi kekurangan SDM dilakukanlah rekrutmen petugas-petugas di bawah Direktur Pengendalian. Mereka diambil dari non pegawai Kominfo, lalu puluhan calon diseleksi oleh Direktorat Pengendalian. 

"Tim awalnya hanya mampu melakukan takedown 10.000 situs per hari. Jelas jauh dari memadai untuk memenuhi target pemberantasan judi online," sambungnya.

Budi mengaku, dalam masa rekrutmen ini beberapa pihak banyak yang mengajukan diri. Kata dia, sosok T menawarkan beberapa orang yang disebutnya sebagai hacker muda yang pro terhadap pemberantas judol di Indonesia.

"Muncullah AK melalui T sebagai salah satu tenaga muda anti judol. Saudara AK memperlihatkan kemampuan sistem dan mesinnya bisa men take down 50.000 sampai 100.000 per hari. Sebenarnya ada beberapa nama lagi yang masuk tapi belakangan mereka mundur," ujarnya.

"(Saya) tentu menerima usulan dari berbagai pihak yang pro pemberantasan judol. Sudara AK bukan tidak diterima di Kominfo tapi karena dia lulusan SMK sehingga menjadi sulit untuk menetapkan penggajian nya," ujarnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement