Polri menyatakan ada tiga pilar utama dalam pengembangan robotik. Ketiganya adalah prinsip non-militer fokus layanan publik, transparansi pelaporan perkembangan berkala, dan kemanusiaan robot sebagai pendukung personel.
"Kehadiran robot masih bersifat demonstratif dan edukatif. Kami sedang menyesuaikan kebutuhan lapangan dengan teknologi. Robot adalah mitra strategis, bukan pengganti peran manusia," ujar Dedi.
Kehadiran robot dalam peringatan ini bersifat simbolis sebagai wujud komitmen Polri terhadap transformasi digital. Semua unit masih dalam pengembangan dan belum berstatus operasional, namun menjadi penanda awal menuju smart policing yang berorientasi pada keselamatan warga dan efisiensi tugas.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.