Namun intinya, Gayatri ingin meninggal dengan tenang, menyaksikan tercapainya cita-cita bangsa yang selalu diimpikan sang suami, putrinya, dan dirinya sendiri, menyaksikan cerahnya masa depan negeri yang bersatu.
Ia berdoa semoga Buddha membimbing sang cucu dalam mengambil keputusan yang bijak dan arif sebagai seorang raja. Selain itu, ia juga berdoa bagi jiwa Gajah Mada yang bergejolak agar segera diberi kelegaan, kendati Gajah Mada acap kali membuatnya gusar.
Ia yakin meskipun Gajah Mada adalah seorang pemimpin yang percaya diri dan sukses, batinnya menderita kesepian dan kehampaan. Bahkan, Gayatri merasa Gajah Mada akan tambah kesepian sepeninggal dirinya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.