Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Israel Gempur Doha, Netanyahu: Serangan Ini Sepenuhnya Sah

Awaludin , Jurnalis-Selasa, 09 September 2025 |22:33 WIB
Israel Gempur Doha, Netanyahu: Serangan Ini Sepenuhnya Sah
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (foto: AP News)
A
A
A

TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant menyatakan, bahwa serangan udara Israel di ibu kota Qatar, Doha, merupakan tindakan yang sepenuhnya dibenarkan. Serangan tersebut dikaitkan dengan insiden penembakan di Yerusalem Timur yang sehari sebelumnya menewaskan enam warga Israel.

Dalam pernyataan bersama, keduanya menegaskan target serangan adalah pemimpin Hamas yang dianggap dalang serangan 7 Oktober 2023.

"Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan meyakini operasi tersebut sepenuhnya dibenarkan mengingat fakta bahwa pimpinan Hamas ini memprakarsai dan mengorganisir pembantaian 7 Oktober, dan tidak berhenti melancarkan tindakan pembunuhan terhadap Negara Israel dan warganya sejak saat itu," demikian isi pernyataan tersebut, seperti dilansir dari Aljazeera, Selasa (9/9/2025).

Dugaan Pelanggaran Hukum Internasional

Serangan di Doha, yang menghantam kawasan permukiman, menimbulkan kritik karena dianggap melanggar sejumlah prinsip hukum internasional, termasuk larangan Piagam PBB atas agresi terhadap negara berdaulat.

Sejumlah pengamat menilai langkah Israel ini dapat memperburuk ketegangan regional, mengingat Qatar bukanlah pihak yang secara resmi terlibat dalam konflik bersenjata antara Israel dan Hamas.

 

Smotrich: "Keputusan yang Tepat"

Menteri Keuangan Israel dari partai sayap kanan, Bezalel Smotrich, turut memberi dukungan atas serangan tersebut. Dalam sebuah unggahan di media sosial, ia menyebut operasi militer Israel terhadap pimpinan Hamas sebagai langkah yang sah.

"Teroris tidak memiliki dan tidak akan memiliki kekebalan dari tangan besi Israel di mana pun di dunia," tulis Smotrich.

Hingga kini, pihak berwenang Qatar belum memberikan keterangan resmi terkait serangan tersebut maupun potensi korban sipil di lapangan.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement