Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Nabi Gadungan Ghana Ditangkap Gara-Gara Ramalan Kiamat dan Banjir Besar

Rahman Asmardika , Jurnalis-Sabtu, 03 Januari 2026 |20:05 WIB
Nabi Gadungan Ghana Ditangkap Gara-Gara Ramalan Kiamat dan Banjir Besar
Ebo Noah ditangkap karena ramalan kiamat dan banjir besarnya.
A
A
A

JAKARTA – Seorang nabi gadungan di Ghana yang selama berbulan-bulan menyebarkan ketakutan akan banjir kiamat yang segera terjadi telah ditangkap, demikian dikonfirmasi oleh polisi setempat di negara Afrika Barat tersebut kepada beberapa media.

Evans Eshun, yang populer dengan nama Ebo Noah, ditahan pada 31 Desember setelah berulang kali memperingatkan bahwa banjir global akan dimulai pada Hari Natal. Pria berusia 30 tahun itu mengklaim bencana tersebut akan berlangsung selama tiga tahun dan mendesak para pengikutnya untuk menyumbangkan uang guna membantunya membangun bahtera modern untuk bertahan hidup.

Agustus lalu, Eshun mengklaim Tuhan telah memerintahkannya untuk membangun 10 kapal kayu untuk menyelamatkan umat manusia. Selama berbulan-bulan, ia mengunggah video yang menunjukkan dirinya mengawasi pembangunan kapal. Namun, kontroversi muncul setelah laporan menuduh bahwa sumbangan yang dimaksudkan untuk proyek tersebut malah digunakan untuk membeli Mercedes-Benz, yang memicu kemarahan luas di internet.

 

Ketika banjir tidak terjadi pada 26 Desember, Eshun bersikeras bahwa doanya dan puasa selama tiga minggu telah membujuk Tuhan untuk menunda bencana tersebut.

“Tuhan menyatakan penebusan. Saya telah berdoa. Saya telah berpuasa. Saya telah berdonasi. Dan saya telah membangun. Melalui doa-doa saya, saya menerima visi lain,” kata Eshun dalam pesan yang tersebar luas, sebagaimana dilansir RT.

“Setelah permohonan itu, Tuhan telah memberi kita lebih banyak waktu untuk membangun bahtera tambahan, di luar 10 bahtera yang akan membawa kita semua,” tambahnya.

Beberapa hari kemudian, ia muncul di atas panggung dalam konser rapper Ghana, Sarkodie, dan mendesak penonton untuk bersukacita karena akhir dunia telah ditunda.

 

Insiden ini telah memicu kembali perdebatan publik di Ghana mengenai ramalan kiamat, pengaruh tokoh agama gadungan, dan penggunaan sumbangan yang diminta atas nama keyakinan. Polisi belum mengungkapkan dakwaan yang mungkin dihadapi Eshun atau apakah ia telah didakwa secara resmi.

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement