JAKARTA – Pemerintah akan mempercepat pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga yang kehilangan desanya akibat terjangan banjir dan longsor. Menurut catatan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sebanyak 25 desa di Aceh dan Sumatra Utara (Sumut) dinyatakan hilang usai dilanda bencana.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menargetkan Huntara untuk warga yang desanya hilang akan rampung dalam waktu tiga bulan.
“Relokasi ini memerlukan tempat, memerlukan waktu juga untuk proses itu. Jadi kita tentu ingin secepat mungkin koordinasi dilakukan. Kalau bisa sebelum tiga bulan, tiga bulan kita lakukan,” ujar Tito dalam konferensi pers di kantornya, Kamis (8/1/2026).
Sambil membangun Huntara, pemerintah juga akan melaksanakan pembangunan hunian tetap (Huntap). Salah satu sumber dana untuk pembangunan Huntap, kata Tito, bisa berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).