Meski demikian, dana yang tersedia saat ini belum mencukupi seluruh kebutuhan ideal penanganan pascabencana. “Dari simulasi ini sebenarnya kebutuhannya Rp2 triliun, tetapi yang sudah siap sekarang untuk disalurkan lebih dari Rp600 miliar,” tambahnya.
Gus Ipul mengatakan seluruh rincian kebutuhan dan kesiapan anggaran tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Keuangan. Selanjutnya, Kemensos menunggu persetujuan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana.
“Kami sudah melapor kepada Kementerian Keuangan dan selanjutnya memohon persetujuan Pak Mendagri. Insyaallah pada tahap berikutnya kebutuhan dana bansos adaptif kebencanaan akan dicukupi,” ujarnya.
Selain bantuan tunai, Kemensos juga menyiapkan bantuan bagi keluarga korban bencana yang menempati hunian sementara maupun hunian tetap berupa isian rumah senilai Rp3 juta per keluarga.
“Untuk keluarga yang tinggal di hunian sementara atau hunian tetap, kami berikan bantuan isian rumah sebesar Rp3 juta,” jelas Gus Ipul.