Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Denmark Tolak Negosiasi Greenland dengan Trump

Rahman Asmardika , Jurnalis-Kamis, 22 Januari 2026 |11:34 WIB
Denmark Tolak Negosiasi Greenland dengan Trump
Greenland.
A
A
A

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Løkke Rasmussen, mengatakan bahwa Denmark tidak akan memasuki perundingan yang membahas pelepasan "prinsip-prinsip fundamentalnya," setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerukan "negosiasi segera" yang bertujuan untuk mengambil alih kendali Greenland.

Dalam pidato panjangnya di Forum Ekonomi Dunia di Davos pada Rabu (21/1/2026), Trump menegaskan kembali bahwa AS akan merebut Greenland dari Denmark. Menggambarkan Greenland sebagai "wilayah kami (AS)," Trump mengatakan bahwa ia "mencari negosiasi segera untuk sekali lagi membahas akuisisi" pulau tersebut.

Berbicara kepada wartawan tak lama kemudian, Rasmussen mengatakan bahwa Denmark menolak untuk melepaskan kedaulatan atas Greenland.

"Kami tidak akan memasuki negosiasi berdasarkan pelepasan prinsip-prinsip fundamental," katanya, sebagaimana dilansir RT. "Itu tidak akan pernah terjadi."

 

“Kita berdiri di atas fondasi yang sebagian besar dibangun oleh Amerika Serikat setelah Perang Dunia II,” lanjutnya, menambahkan bahwa Denmark “tidak akan bergeming sedikit pun” dalam hal kedaulatan nasional.

Greenland sudah menampung sekitar 150 tentara AS di Pangkalan Luar Angkasa Pituffik, yang sebelumnya dikenal sebagai Pangkalan Udara Thule. Berdasarkan Perjanjian Pertahanan Greenland pada 1951, pasukan Amerika dapat bergerak bebas di wilayah Greenland, dan pemerintah Denmark menyambut baik pengerahan NATO yang lebih sering ke wilayah tersebut. Namun, Trump bersikeras pada “kepemilikan” tanah tersebut, mengklaim bahwa “hanya Amerika Serikat” yang dapat membela Greenland dari ancaman yang diduga ditimbulkan oleh Rusia dan China, sebuah klaim yang telah ditolak oleh Kopenhagen, Moskow, dan Beijing.

Setelah diberitahu oleh seorang reporter bahwa Rasmussen telah menolak permintaannya untuk bernegosiasi, Trump mengatakan bahwa “jika dia ingin mengatakan itu kepada saya, dia akan mengatakannya langsung kepada saya.”

 

Dalam pidatonya, ia mengatakan bahwa ia tidak akan "menggunakan kekerasan" untuk mendapatkan Greenland, tetapi memperingatkan bahwa Denmark "memiliki pilihan. Anda dapat mengatakan ya dan kami akan sangat menghargai. Atau Anda dapat mengatakan tidak, dan kami akan mengingatnya."

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement