Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Usut Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Selasa, 03 Februari 2026 |18:49 WIB
Usut Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas
Direktur Tipideksus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak (foto: Okezone)
A
A
A

Sebelumnya, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa turut menyoroti anjloknya IHSG yang sempat turun lebih dari 8 persen pada perdagangan Rabu (28/1/2026), hingga memicu penerapan mekanisme trading halt oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menurut Purbaya, salah satu faktor yang mendorong penurunan IHSG adalah maraknya praktik ‘goreng-gorengan’ saham, ditambah dengan laporan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mengumumkan kebijakan interim terhadap pasar modal Indonesia.

MSCI diketahui membekukan sementara perlakuan indeks saham Indonesia akibat kekhawatiran terkait isu free float dan aksesibilitas pasar.

Purbaya menilai reaksi pasar terhadap kebijakan tersebut cenderung berlebihan. Pasalnya, pasar saham Indonesia masih memiliki waktu hingga Mei 2026 untuk memperbaiki aspek transparansi dan free float.

“IHSG jatuh karena berita MSCI yang menilai pasar saham Indonesia kurang transparan dan banyak praktik ‘goreng-gorengan’ saham,” ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (28/1/2026).

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement