Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pesan Megawati untuk Perempuan: Jangan Terjebak Dilema Palsu!

Felldy Utama , Jurnalis-Rabu, 04 Februari 2026 |01:10 WIB
Pesan Megawati untuk Perempuan: Jangan Terjebak Dilema Palsu!
Pesan Megawati untuk Perempuan: Jangan Terjebak Dilema Palsu!
A
A
A

JAKARTA - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengingatkan perempuan muda bahwa mempunyai cita-cita publik sekaligus komitmen keluarga bukan merupakan hal yang kontradiktif. Megawati meminta para perempuan untuk tidak terjebak dilema antara rumah dan masyarakat.

Demikian diutarakan Megawati dalam forum Majelis Persaudaraan Manusia Zayed Award 2026 di Museum Nasional Zayed, Abu Dhabi, UEA, Selasa (3/2/2026).

"Saya ingin mengingatkan kembali agar perempuan tidak terjebak dalam dilema palsu antara rumah dan masyarakat. Yang dibutuhkan adalah manajemen waktu, komunikasi yang setara dengan pasangan hidup, serta dukungan struktural dari negara dan lingkungan sosial," ujarnya.

Ketua Umum DPP PDIP itu bercerita mengenai proses panjang dirinya menjadi seorang pemimpin. Dia dididik kedua orang tuanya Presiden Soekarno dan Ibu Negara Fatwawati mengenai nilai-nilai penting yang menjadikannya sebagai pribadi yang sekarang.

"Sebagai pemimpin, maka saya menjadi seorang yang dijadikan oleh orang tua saya, bapak saya seorang presiden, tentu ibu saya seorang First Lady, yang datang dari etnis yang berbeda, yang membuat saya tetapi sekarang menjadi manusia yang seperti ini, itu adalah karena keyakinan, keteguhan, keuletan, keberanian, dan kesabaran, dipadu dengan etika moral dan hati nurani," ujarnya.

Megawati juga bersyukur dirinya mampu tetap menjalankan peran sebagai seorang istri dan ibu dari ketiga putra-putrinya. Di samping itu, Megawati juga mempunyai pengalaman panjang di politik mulai dari Ketua Umum PDIP sejak 1993, anggota DPR RI, Wakil Presiden hingga Presiden Republik Indonesia.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement