Edi menilai, dugaan perbuatan oknum Kasat Narkoba tersebut telah menurunkan citra Polri di mata masyarakat. Ia meminta Propam Polri mendalami pengakuan terkait dugaan adanya aliran dana serta permintaan fasilitas berupa mobil mewah dari bandar narkoba.
Hingga kini, pihak Mabes Polri masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap yang bersangkutan. Publik menunggu ketegasan dan transparansi aparat dalam menuntaskan perkara ini.
(Erha Aprili Ramadhoni)