Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pembicaraan Nuklir Putaran Kedua antara Iran dan AS Dimulai di Jenewa

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 17 Februari 2026 |22:20 WIB
Pembicaraan Nuklir Putaran Kedua antara Iran dan AS Dimulai di Jenewa
Pembicaraan Nuklir Putaran Kedua antara Iran dan AS Dimulai di Jenewa/Reuters
A
A
A

"Kita bisa saja mencapai kesepakatan daripada mengirimkan B-2 untuk melumpuhkan potensi nuklir mereka. Dan kita harus mengirimkan B-2," kata Presiden AS, merujuk pada pesawat pembom siluman yang melakukan pemboman tersebut. "Saya harap mereka akan lebih masuk akal."

Ancaman Trump muncul di tengah peningkatan kekuatan militer AS di Timur Tengah selama beberapa minggu terakhir. Washington telah mengirimkan kapal induk USS Abraham Lincoln ke perairan dekat Iran, yang diikuti oleh pergerakan USS Gerald R. Ford ke Timur Tengah.

Berbicara pada Selasa, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menanggapi ancaman aksi militer Trump dengan mengatakan: "Lebih berbahaya daripada kapal induk adalah senjata yang dapat menenggelamkannya ke dasar laut.

"Dia mengatakan tentara AS adalah tentara terkuat di dunia. 'Tentara terkuat di dunia' terkadang dapat menerima pukulan sedemikian rupa sehingga tidak dapat bangkit kembali," ujar Khamenei.

Khamenei juga menuduh AS mengusulkan pembicaraan nuklir tetapi mengatakan kepada Iran "hasil negosiasi seharusnya adalah bahwa Anda tidak akan memiliki energi (nuklir) ini".

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement