Aksi itu terjadi ketika perempuan asal Nusa Tenggara Timur (Alor) tersebut sedang berjualan pinang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ia dikenal warga sebagai sosok ramah yang rutin beraktivitas di kawasan tersebut dan berdomisili di Jalan Gunung, Distrik Dekai.
Saat korban tengah melayani pembeli, dua pria datang menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna hitam dari arah jalan raya dan berhenti di samping lapaknya.
Korban mengenali salah satu pelaku secara fisik karena yang bersangkutan kerap membeli pinang di tempatnya. Namun tanpa diduga, kedekatan sebagai pelanggan itu justru berubah menjadi aksi kekerasan.
Tanpa banyak bicara, pelaku mendekati korban dan secara tiba-tiba mengeluarkan pisau. Dalam hitungan detik, pelaku menikam korban sebanyak dua kali di bagian pundak kanan.
Usai melakukan aksinya, kedua pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah Kantor Pos.