DR kemudian melakukan pengecekan ke tempat kerja suaminya. Namun, ia mendapati fakta bahwa LF ternyata sedang mengambil cuti.
“Berangkat dari rumah alasannya lembur, pulangnya hampir dini hari, kadang jam 01.00 atau 02.00. Setelah saya cross-check ke pabrik, ternyata keterangannya cuti,” ujar DR kepada wartawan, Minggu (22/2/2026).
Merasa dibohongi, DR memutuskan membuntuti suaminya hingga akhirnya mendapati kendaraan LF terparkir di salah satu hotel di Kota Tuban. Bahkan, DR sempat check-in di hotel yang sama untuk memastikan kecurigaannya.
Proses Penggerebekan Sempat Tegang
Penggerebekan berlangsung cukup tegang. Pihak hotel awalnya menolak memberikan akses dengan alasan menjaga privasi tamu. Akses baru diberikan setelah Unit PPA Satreskrim Polres Tuban datang ke lokasi.
“Dari pihak hotel sempat menghalangi karena alasan privasi pelanggan. Akses baru dibuka setelah polisi datang,” kata DR.