JAKARTA — Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim mengaku mengingat masa muda usai mendengarkan keterangan para saksi yang dihadirkan pada sidang kasus korupsi chromebook, khususnya saksi dari teman Gojeknya.
Dia juga menyampaikan pesan kuat kepada generasi muda Indonesia untuk tidak kehilangan harapan terhadap bangsa dan negara.
“Saat ide Gojek datang, saya masih belajar di Amerika. Namun saya memutuskan kembali ke Indonesia karena saya percaya negara ini punya potensi besar,” ujar Nadiem di PN Tipikor, dikutip, Selasa (24/2/2026).
Nadiem menekankan bahwa kontribusi bagi bangsa tidak berhenti pada sektor bisnis. Setelah membangun Gojek, ia melanjutkan pengabdiannya dengan menerima amanah sebagai Menteri Pendidikan, dengan fokus pada peningkatan kualitas generasi penerus bangsa.
Menurutnya, membangun manusia adalah fondasi terpenting bagi kemajuan Indonesia dalam jangka panjang.
Dalam pesannya, dia menyapa anak-anak muda Indonesia yang saat ini sedang menempuh pendidikan atau bekerja di luar negeri. Ia memahami kekecewaan, keraguan, dan kelelahan yang kerap muncul ketika melihat berbagai tantangan di dalam negeri. Namun ia menegaskan bahwa keputusasaan bukanlah jalan keluar.
“Jangan pernah putus asa dengan negara kita. Masih banyak harapan, masih banyak orang baik di Indonesia yang bekerja dengan tulus,” tegasnya.
Dikatakan Nadiem, perubahan tidak akan pernah datang jika generasi muda terbaik memilih menjauh. Justru kehadiran mereka sangat dibutuhkan untuk membawa perspektif baru, pengetahuan global, dan semangat pembaruan.
Dia juga menegaskan bahwa pengabdian kepada negara tidak selalu mudah dan sering kali penuh risiko. Namun ia percaya bahwa setiap bentuk pengabdian yang dilakukan dengan niat baik tidak akan pernah sia-sia.
“Sekalipun saya berada dalam kondisi tersulit, saya tetap mengabdi untuk negara. Karena pengabdian itu tidak mungkin sia-sia,” ujarnya.
Nadiem kembali menegaskan komitmennya terhadap Indonesia sekaligus mengajak generasi muda untuk berani mengambil peran. Ia mengajak anak-anak muda untuk kembali, berkontribusi sesuai bidang masing-masing, dan menjadi bagian dari proses panjang membangun bangsa.
“Indonesia masih membutuhkan kalian. Pulanglah, berkontribusilah, dan percayalah bahwa harapan itu nyata,” tutup Nadiem.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.