JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyaksikan pawai ogoh-ogoh di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat pada Minggu (8/3/2026). Pawai tersebut untuk menyambut Hari Raya Nyepi. Pawai ini merupakan kolaborasi Pemprov DKI Jakarta bersama Suka Duka Hindu Dharma Jakarta Raya dan Parisada Hindu Dharma Indonesia.
"Nah, pawai budaya tadi melibatkan hampir total 2.000 peserta, menampilkan 13 bahkan 15 ogoh-ogoh yang diarak dari satu rangkaian parade budaya," kata Rano dalam jumpa pers kepada wartawan, Minggu (8/3/2026).
Ia menjelaskan ogoh-ogoh merupakan tradisi menjelang Hari Raya Nyepi sebagai lambang sifat negatif dalam diri manusia yang perlu disucikan. Ia menegaskan Pemprov DKI akan senantiasa mendukung apapun kegiatan budaya untuk digelar di Jakarta.
Itu karena melalui tradisi dan kebudayaan diharapkan bisa menjadi jembatan untuk semakin memperkuat toleransi di Jakarta.
"Pemprov DKI Jakarta mendukung kegiatan budaya seperti ini karena menjadi contoh bagaimana tradisi dan budaya dapat menjadi jembatan kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat Jakarta yang beragam," sambungnya.