JAKARTA – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menembak jatuh drone bunuh diri LUCAS buatan Amerika Serikat (AS). Drone LUCAS disebut-sebut merupakan tiruan dari drone Shahed buatan Iran yang sangat efektif digunakan dalam konflik di Rusia serta perang Teheran dengan AS dan Israel yang berlangsung saat ini.
Sebuah video yang ditayangkan kantor berita Fars di akun media sosialnya menunjukkan sebuah drone hitam tergeletak di tanah. Drone tersebut memiliki sayap delta dengan moncong pendek dan propeler tunggal di bagian belakang, yang sangat mirip dengan drone Shahed-136 Iran.
Dalam video tersebut, IRGC mengklaim telah menembak jatuh dua drone LUCAS pada Senin (23/3/2026), sehingga jumlah total drone AS yang dijatuhkan mencapai 131 unit.
LUCAS disebut-sebut merupakan langkah AS untuk bersaing dengan teknologi drone murah milik Iran, yang terbukti efektif di berbagai konflik. Drone Shahed Iran, diproduksi dengan biaya murah sekitar USD 20.000, telah berhasil membuat sistem pertahanan udara AS—yang menggunakan rudal seharga jutaan dolar—kewalahan menghadapi serangan saturasi massal.
Menurut informasi yang beredar, LUCAS diproduksi oleh SpektreWorks dan militer AS dengan spesifikasi mirip Shahed-136 Iran. Drone ini disebut mampu membawa muatan peledak hingga 90 kg dengan jangkauan hingga 2.000 km. LUCAS relatif murah, diproduksi dengan harga sekitar USD 35.000, dibandingkan dengan drone militer AS lainnya, terutama MQ-9 Reaper.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.