JAKARTA – Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan gabungan pada pagi hari ke ibu kota Teheran, Kota Isfahan, dan Zanjan pada Selasa (31/3/2026), menurut laporan lokal. Ledakan terdengar di ketiga kota tersebut di tengah perang yang masih berlangsung di Iran.
Presiden AS Donald Trump membagikan foto ledakan besar dan lokasi di Isfahan yang terbakar melalui media sosial. Unggahan tersebut, yang dibagikan di Truth Social, memperlihatkan ledakan besar menerangi langit Isfahan, kota berpenduduk 2,3 juta orang sekaligus lokasi pangkalan udara militer Badr, demikian dilansir Anadolu.
Sebelumnya, The Wall Street Journal melaporkan bahwa AS menghantam gudang amunisi besar di Isfahan dengan bom penghancur bunker seberat 2.000 pon.
Mengutip seorang pejabat AS, laporan tersebut menyebutkan bahwa sejumlah besar bom penghancur bunker, atau amunisi penetrator, digunakan dalam serangan tersebut.
Isfahan juga merupakan lokasi fasilitas pengayaan uranium Iran dan sebelumnya telah menjadi target serangan AS selama perang Israel–Iran pada Juni 2025.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.