Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kebakaran Hebat di Wamena, 11 Orang Tewas Terjebak di Dalam Ruko

Chanry Andrew S , Jurnalis-Selasa, 31 Maret 2026 |23:01 WIB
Kebakaran Hebat di Wamena, 11 Orang Tewas Terjebak di Dalam Ruko
Kebakaran di Wamena (foto: freepik)
A
A
A

WAMENA - Tragedi kebakaran kembali mengguncang Indonesia timur. Sebanyak 11 orang dilaporkan tewas dalam peristiwa kebakaran hebat yang melanda empat unit rumah toko (ruko) di Jalan Sulawesi, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, pada Selasa (31/3/2026) dini hari.

Api mulai berkobar sekitar pukul 01.00 WIT dan dengan cepat membesar, melalap bangunan yang saling berdempetan. Kondisi tersebut membuat para penghuni tidak sempat menyelamatkan diri.

Sebagian besar korban diduga terjebak di dalam bangunan dan meninggal akibat menghirup asap beracun. Sementara itu, sejumlah korban lainnya mengalami luka bakar serius dan kini masih menjalani perawatan di RSUD Wamena.

Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan pemadam kebakaran bersama warga langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Proses evakuasi berlangsung dramatis di tengah kobaran api dan kepulan asap tebal.

Banyaknya material mudah terbakar di dalam ruko, seperti pakaian dan kasur, membuat api cepat menyebar dan sulit dikendalikan.

Dalam proses evakuasi, beberapa korban berhasil diselamatkan. Namun, petugas juga menemukan sejumlah korban dalam kondisi meninggal dunia di dalam bangunan yang hangus.

 

Total korban tewas mencapai 11 orang, terdiri dari orang dewasa hingga anak-anak. Mayoritas korban meninggal akibat keracunan asap, sementara sebagian lainnya mengalami luka bakar berat. Selain korban jiwa, empat hingga lima orang dilaporkan mengalami luka-luka dan saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit. Empat unit ruko dilaporkan hangus total dalam peristiwa ini. Kerugian material ditaksir mencapai Rp5 hingga Rp6 miliar.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, mengungkapkan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.

“Dari hasil olah TKP dan rekaman CCTV, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik,” ujarnya.

Dugaan tersebut diperkuat dari hasil analisis rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap risiko korsleting listrik, terutama di kawasan permukiman padat dengan bangunan yang memiliki banyak material mudah terbakar.

Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Berikut identitas korban tewas: Aji Arman (50), Aqila Almira (7), Aji Hasma (40), Saldi (29), Haji Faisal (41), Mirnawati (36), Haji Semma (60), Amira (15), Khaerani (10), Malika (7), dan Najiha (2).

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara, pendataan korban, serta koordinasi lintas instansi dalam penanganan pascakebakaran.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement