JAKARTA – Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merangkul warga terkait inisiatif pembuatan zebra cross bergambar karakter Pac-Man di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Ia menilai kreativitas tersebut patut diapresiasi.
Yuke menyoroti kondisi marka penyeberangan di lokasi tersebut yang sebelumnya telah lama tidak tersedia, sehingga mendorong warga berinisiatif membuat zebra cross dengan tambahan karakter unik.
“Saya mengapresiasi inisiatif warga yang membuatnya dengan kreativitas, dengan niat membantu,” ujar Yuke, Rabu (1/4/2026).
Ia pun meminta Pemprov DKI melalui Dinas Bina Marga untuk menggandeng warga dan membuka ruang kolaborasi. Menurutnya, aksi tersebut mencerminkan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan pejalan kaki.
“Ini yang sebetulnya harus dirangkul, diajak kerja sama, dan dikolaborasikan oleh dinas terkait maupun Pemprov, karena kreativitas dan kepedulian warga juga perlu diapresiasi,” katanya.
Meski demikian, Yuke menegaskan bahwa pembuatan zebra cross tetap harus mengikuti aturan yang berlaku. Ia mengingatkan bahwa desain yang terlalu mencolok berpotensi mengganggu konsentrasi pengguna jalan.
“Ada aturan dalam pembuatan zebra cross. Jika terlalu mencolok di lokasi rawan, bisa saja itu yang menjadi alasan untuk ditertibkan,” ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, juga mengapresiasi kreativitas warga dalam menggambar zebra cross dengan karakter Pac-Man di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan.
“Untuk zebra cross hasil kreativitas warga, saya mengucapkan terima kasih,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Namun, ia menegaskan bahwa zebra cross tetap harus memenuhi standar yang telah ditetapkan, baik secara nasional maupun internasional. Karena itu, Pemprov berencana mengembalikan marka tersebut sesuai ketentuan, termasuk menghapus gambar karakter Pac-Man.
“Ini kreativitas yang positif, tetapi tetap harus kami sesuaikan dengan aturan yang berlaku untuk zebra cross,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Pramono juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga atas tidak tersedianya zebra cross di lokasi tersebut selama hampir satu tahun, yang kemudian mendorong munculnya inisiatif warga.
“Kami minta maaf untuk itu. Sekali lagi, kami mengapresiasi kreativitas warga,” tuturnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.