Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kubu Rismon Bantah Tudingan Libatkan JK di Kasus Ijazah Jokowi: Hoaks, Rekayasa AI

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Senin, 06 April 2026 |07:22 WIB
Kubu Rismon Bantah Tudingan Libatkan JK di Kasus Ijazah Jokowi: Hoaks, Rekayasa AI
Rismon Sianipar (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Kuasa hukum Rismon Sianipar, Jahmada Girsang, membantah keras kabar yang menyebut kliennya menuding Jusuf Kalla sebagai pihak yang mendanai polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Jahmada menegaskan, Rismon tidak pernah menyebut nama Jusuf Kalla (JK) dalam pernyataannya.

“Rismon tidak pernah sebut nama Pak JK,” kata Jahmada saat dihubungi, Senin (6/4/2026).

Ia memastikan, informasi yang beredar luas di publik merupakan kabar bohong yang diduga hasil rekayasa teknologi.

“Semua yang beredar itu hoaks. Itu AI,” tegasnya.

Sebelumnya, Jusuf Kalla juga telah membantah tudingan yang menyebut dirinya sebagai dalang di balik isu ijazah palsu Jokowi, termasuk kabar pemberian dana sebesar Rp5 miliar kepada Roy Suryo dan pihak lainnya.

Dalam konferensi pers di kediamannya di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Minggu (5/4/2026), JK menegaskan tuduhan tersebut tidak benar.

“Saya katakan itu pasti dan yakin tidak benar,” ujar JK.

 

JK juga mengaku tidak mengenal Rismon secara pribadi, apalagi hingga melakukan pertemuan. Ia hanya menyebut mengenal Roy Suryo dalam kapasitasnya sebagai mantan menteri.

“Kalau memang begitu, di mana dan kapan?” ujarnya mempertanyakan tudingan tersebut.

JK menegaskan dirinya tidak pernah terlibat dalam upaya menyerang pihak lain secara tidak langsung, termasuk dalam polemik terkait ijazah Jokowi.

Ia juga membantah keras tudingan memberikan dana untuk mengkritik atau menjatuhkan pihak tertentu.

“Kalau bicara, bicaralah yang benar. Saya tidak pernah menyuruh orang untuk mempersoalkan orang lain. Apalagi sampai memberikan uang. Itu bukan sifat saya,” tegasnya.

JK bahkan menyebut tudingan tersebut tidak hanya keliru, tetapi sudah mengarah pada fitnah.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement