JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengecam atas tindakan pasukan Israel yang mengibarkan spanduk bertuliskan Rising Lion di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina.
“Kemarin juga kita menyampaikan statement kita untuk mengecam dan memprotes hal tersebut,” kata Menlu Sugiono kepada wartawan di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2026).
Sugiono mengingatkan, bahwa berdasarkan hukum humaniter internasional, seluruh fasilitas medis wajib dihormati dan dilindungi dalam situasi konflik.
“Walaupun sudah diserahkan dari MER-C Indonesia ke Palestina, itu merupakan satu instalasi, kemanusiaan yang tidak boleh dimasukkan dalam propaganda perang atau perang dan sebagainya. Jadi kita sudah menyampaikan keberatan kita,” tegasnya.
Sebelumnya, Pasukan Israel memasang spanduk besar 'Rising Lion' di bangunan Rumah Sakit Indonesia, Jabalia, Jalur Gaza bagian utara, yang hancur akibat perang sejak Oktober 2023 hingga tahun lalu.
Berdasarkan foto yang beredar di media sosial, seorang tentara Israel melihat spanduk besar dengan tulisan dalam bahasa Ibrani yang artinya "Lihatlah, suatu bangsa bangkit seperti singa, dan seperti singa mengangkat dirinya."
Foto spanduk tersebut beredar di akun Telegram Israel sejak Senin (21/4/2026). Salah satu akun menulis, "Batalyon 9208 Brigade Negev sedang bersiap untuk merayakan Hari Peringatan dan Hari Kemerdekaan di Rumah Sakit Indonesia, Jabalia".
Waktu pemasangan spanduk tersebut bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Israel, diperingati dari Selasa hingga Rabu (21-22/4). Tahun ini menandai 78 tahun kemerdekaan negara tersebut setelah peristiwa Nakbapada 1948, yakni pembersihan etnis atau pengusiran terhadap lebih dari 750.000 warga Palestina dari tanah air mereka.