"Saya ingin membuat kesepakatan terbaik. Saya bisa membuat kesepakatan sekarang juga... tetapi saya tidak ingin melakukannya. Saya ingin kesepakatan itu abadi," kata Trump.
Sebelumnya, pada 7 April, Trump mengeluarkan ancaman kepada Iran bahwa "seluruh peradaban akan mati malam ini, dan tidak akan pernah bisa dihidupkan kembali," yang oleh beberapa pihak dianggap sebagai ancaman penggunaan senjata nuklir terhadap Iran. Namun, Trump kemudian menyetujui gencatan senjata yang telah diperpanjang hingga saat ini.
Penegasan Trump ini muncul menyusul laporan bahwa dia mencoba mengakses kode nuklir dalam sebuah pertemuan darurat di Gedung Putih pekan lalu. Menurut laporan tersebut, upaya Trump itu dihentikan oleh seorang pejabat militer senior AS dan sempat memicu pertengkaran di ruang rapat.
Perang di Iran yang berlarut-larut telah memicu krisis energi global setelah Teheran menutup total Selat Hormuz, menyebabkan kapal-kapal tanker tidak dapat melintas. Situasi ini telah memicu kenaikan harga minyak secara signifikan yang berdampak pada perekonomian dunia.
Trump telah mencoba menekan Iran untuk melakukan negosiasi dan menyetujui syarat yang diberikan AS, namun sejauh ini Teheran menolaknya dan mengajukan tuntutan mereka sendiri yang wajib dipenuhi oleh Washington.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.