Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
"Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Dusun Bele, Desa Waiburak maupun Desa Narasaosina, untuk tetap menjaga persaudaraan, mengedepankan penyelesaian secara adat, musyawarah, dan hukum yang berlaku. Jangan mudah terpancing provokasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial, karena keamanan dan kedamaian adalah tanggung jawab kita bersama," ujarnya.
Saat ini, warga dari kedua desa masih berjaga di kampung masing-masing dengan menggunakan senjata rakitan, bom molotov, parang, dan tombak. Hingga Minggu siang, ratusan aparat masih berjaga di lokasi perbatasan dua desa untuk mencegah terjadinya bentrok susulan. Sebanyak 60 anggota Brimob juga telah tiba di lokasi bentrokan.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.