Puspita tak kuasa menahan tangis ketika mengingat doa yang dipanjatkan sang anak untuk suaminya usai Sholat Subuh. Sambil menangis, ia mengungkap anaknya berharap sang ayah bisa kembali walau hanya sebentar.
"Mungkin tidak secara langsung ya, tapi ada di satu momen adik selesai Sholat Subuh dia berdoa, 'Ya Allah ampuni ayah, ya Allah jaga ayah di sana, ya Allah boleh nggak sebentar aja ayah ke sini,' kata adik kami," ucap Puspita.
Ia mengaku merasa perih di hati melihat anak-anaknya memendam rasa rindu kepada ayahnya. Sebab, kedua anaknya begitu dekat dengan suaminya.
"Itu buat saya sakit karena almarhum suami saya ini sangat dekat dengan anak-anaknya. Jadi mungkin tidak secara langsung mereka mengungkapkan apa yang mereka rasa, tapi dengan apa yang mereka lakukan buat saya paham mereka kecewa ya," ucapnya.
Sekadar informasi, tiga anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) didakwa melakukan pembunuhan berencana atas perkara pembunuhan MIP. Para terdakwa yakni Serka Mochamad Nasir (MH-Terdakwa 1), Kopda Feri Herianto (FH-Terdakwa 2), dan Serka Frengky Yaru (FY-Terdakwa 3). Oditur Militer menduga ketiganya memiliki peran dalam hilangnya nyawa MIP.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.