“Kematiannya menghilangkan simpul penting yang digunakan ISIS untuk mengoordinasikan dan mengarahkan operasi di berbagai wilayah dunia,” demikian pernyataan militer Nigeria, melansir Aljazeera, Minggu (17/5/2026).
Selain itu, al-Minuki disebut mengawasi operasi ISIS di kawasan Sahel dan Afrika Barat, termasuk serangan terhadap komunitas minoritas etnis dan agama. Namanya juga dikaitkan dengan penculikan lebih dari 100 siswi di Dapchi, Negara Bagian Yobe, pada 2018.
Mantan Direktur Departemen Layanan Negara Nigeria, Dennis Amachree, menilai kematian al-Minuki akan menimbulkan kekosongan besar dalam struktur kepemimpinan dan pendanaan ISWAP.
“Perkirakan akan terjadi gesekan internal terkait suksesi karena dia mengelola aliran pendanaan global dan operasi eksternal; kemampuan grup untuk memindahkan dana lintas batas, memperoleh teknologi drone canggih, dan berkoordinasi dengan unit administrasi di luar Afrika Barat akan menghadapi gesekan langsung,” katanya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.