JAKARTA - Pemerintah Provinsi Papua memprioritaskan pembangunan jalur barat serta peningkatan fasilitas Bandara Serui di Kabupaten Kepulauan Yapen guna memperkuat konektivitas, mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan memperlancar layanan kesehatan di wilayah tersebut.
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menegaskan, jalur barat memiliki peran strategis karena menjadi penghubung utama wilayah utara sekaligus jalur alternatif masyarakat menuju Serui saat kondisi cuaca laut memburuk.
Ia menjelaskan, pada periode Oktober hingga Februari, tinggi gelombang di perairan sekitar Yapen dapat mencapai 4 hingga 5 meter sehingga aktivitas transportasi laut sering terkendala.
"Di waktu tertentu, bulan Oktober sampai Februari, ombak di wilayah sini bisa sampai 4-5 meter. Ini pasti akan menyulitkan masyarakat untuk beraktivitas kalau mau ke Serui, khususnya apabila ada yang sakit," ujar Fakhiri, Kamis (21/5/2026).
Karena itu, Pemprov Papua akan melakukan intervensi dengan memperbaiki sejumlah jembatan di jalur tersebut, termasuk mengganti beberapa jembatan kayu yang dinilai sudah tidak layak digunakan.
Menurutnya, pembangunan akses jalan menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan sektor nelayan dan pertanian masyarakat.
“Pemerintah sedang membangun perekonomian masyarakat mulai dari kampung nelayan dan pertanian. Kalau akses putus, mata rantai ekonomi juga putus. Berarti percuma kita bicara menumbuhkan ekonomi,” katanya.
Selain infrastruktur jalan, Fakhiri juga meninjau kondisi Bandara Serui yang saat ini memiliki panjang landasan sekitar 1,6 kilometer. Namun, sekitar 200 meter runway dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa bumi.
Ia mengatakan, perbaikan bandara telah masuk dalam program APBN. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen juga mengusulkan penambahan runway sepanjang 250 meter yang akan mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua.
"Kami berharap pesawat ATR bisa landing sehingga aktivitas bandara lancar dan masyarakat dapat bepergian dengan baik," ucapnya.
Fakhiri menambahkan, peningkatan kapasitas bandara sangat penting untuk mendukung distribusi hasil perikanan masyarakat sekaligus mempercepat penanganan pasien rujukan menuju rumah sakit yang memiliki fasilitas lebih lengkap di Biak.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.