Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkap alasan Presiden Prabowo tetap melakukan kunjungan ke Paris saat momentum Hari Raya Iduladha. Menurut Sugiono, Prabowo memenuhi undangan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Sugiono menjelaskan, rencana pertemuan kedua kepala negara sebenarnya sempat tertunda pada April lalu karena belum menemukan waktu yang sesuai.
“Ini adalah undangan dari Presiden Macron yang sebenarnya sempat tertunda. Kalau tidak salah pada bulan April kunjungan diharapkan dilaksanakan, namun waktunya tidak cocok,” ujar Sugiono di Markas Besar PBB, New York, Rabu (27/5/2026).
Ia menambahkan, Macron kembali menyampaikan undangan kepada Prabowo dengan mengusulkan tanggal baru yang akhirnya disepakati kedua pihak.
“Pada saat pertemuan kedua kepala negara, Presiden Macron kembali mengundang dan mengajukan tanggal yang saat ini,” ujarnya.
Sugiono menegaskan, keputusan Prabowo berangkat ke Prancis juga didasari pertimbangan diplomatik karena undangan tersebut sudah diajukan untuk kedua kalinya.
“Karena sudah diajukan dua kali, ini yang kedua, maka Bapak Presiden memenuhi undangan ini dan hadir di Paris,” tutup Sugiono.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.