Selama beberapa dekade, perawatan lansia di China sangat bergantung pada struktur keluarga tradisional, di mana anak-anak merawat orang tua yang lanjut usia. Namun, urbanisasi, migrasi, penurunan angka kelahiran, dan perubahan realitas ekonomi secara bertahap melemahkan model tersebut.
Sekarang, banyak warga lanjut usia mendapati diri mereka tinggal di komunitas dengan populasi yang menyusut, dukungan kesejahteraan yang terbatas, dan sedikit kerabat muda di dekatnya.
Inisiatif "bantuan bersama untuk perawatan lansia" mencerminkan upaya Beijing untuk mengelola transisi tersebut tanpa secara fundamental merestrukturisasi sistem kesejahteraan atau secara dramatis meningkatkan pengeluaran publik. Namun, para kritikus berpendapat bahwa program tersebut juga mengungkapkan betapa sulitnya bagi pemerintah daerah untuk mengatasi transformasi demografis China.
Seiring dengan terus bertambahnya usia penduduk China lebih cepat daripada adaptasi ekonominya, tantangan perawatan lansia di negara itu tampaknya semakin mungkin menjadi salah satu tekanan sosial utama yang akan dihadapi Partai Komunis di tahun-tahun mendatang.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.