Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Operasi Penertiban Parkir dan Jukir Liar Sasar 15 Titik di Jakarta

Danandaya Arya putra , Jurnalis-Selasa, 09 Juni 2026 |03:01 WIB
Operasi Penertiban Parkir dan Jukir Liar Sasar 15 Titik di Jakarta
Operasi Penertiban Parkir dan Jukir Liar Sasar 15 Titik di Jakarta/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menggelar operasi penertiban parkir liar dan juru parkir (jukir) liar di Ibu Kota bersama TNI-Polri, Satpol-PP DKI dan dinas terkait. Operasi ini menyasar 15 lokasi rawan yang kerap digunakan sebagai titik parkir liar.

"Pertama di Jakarta Barat: Cengkareng, Kalideres, Kembangan. Jakarta Pusat: Kebon Sirih, Wahid Hasyim, Thamrin City,"ucap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, Senin (8/6/2026).

"Jakarta Selatan: Casablanca, Rasuna Said, Dr. Satrio dan Jakarta Utara: Kelapa Gading, Pademangan, Priok. Selanjutnya, Jakarta Timur: Jatinegara Timur, Jatinegara Barat, dan Stasiun Jatinegara,"lanjutnya.

Budi menjelaskan operasi digelar dengan tiga tahap. Pertama dilaksanakan selama satu minggu penuh, pekan selanjutnya dilaksanakan tiga kali operasi, minggu ketiga dilakukan dua kali operasi.

"Kita akan lakukan ini selama satu minggu, dari Senin sampai hari Minggu ini, dan minggu kedua kita lakukan tiga kali dalam satu minggu, dan minggu ketiga kita lakukan dua kali satu minggu, dan setelah itu kita akan evaluasi hasil penertiban ini," ucapnya.

Dalam operasi tersebut, bagi kendaraan roda dua yang kedapatan menaruh kendaraannya sembarang, maka akan diambil tindakan cabut pentil. Sementara mobil yang parkir sembarangan akan dilakukan penderekan.

 

"Apa yang akan kita lakukan? Yaitu kita akan lakukan operasi OCP, operasi cabut pentil, ya, dan juga melakukan penderekan kepada mobil-mobil yang parkir sembarangan," ucap dia.

Budi menyebut jukir yang tertangkap operasi ini akan langsung diverifikasi data kependudukannya. Bila tak ber-KTP DKI Jakarta, maka jukir liar tersebut akan dipulangkan ke daerah asalnya.

"Jika memang bukan dari Jakarta, maka Dinas Sosial akan memulangkan ke daerah masing-masing. Kalau memang dari Jakarta, akan ada kita lakukan beberapa pembinaan dan juga, ya akan kita lakukan pembinaan kepada mereka," tutup Budi.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement