BIREUEN — Pemulihan pascabencana di Aceh mulai terlihat, jalan yang sebelumnya rusak kini kembali menghubungkan desa-desa dengan pusat ekonomi. Sementara sekolah yang sempat terdampak bencana kembali menjadi tempat belajar yang nyaman bagi anak-anak.
Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Safrizal ZA mengatakan, pihaknya terus mengawal percepatan pemulihan di berbagai daerah Aceh.
“Di Aceh Tamiang, misalnya, pembangunan hunian tetap (huntap) terus menunjukkan kemajuan,” ujar Safrizal, Kamis (11/6/2026).

“Selain pembangunan hunian, berbagai infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, sekolah, dan fasilitas umum lainnya juga terus dipulihkan untuk mendukung aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Ahmat Amin, warga Bireuen, menilai pembangunan yang berjalan telah membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat.
“Sekarang akses ke kota lebih mudah, anak-anak bisa bersekolah di gedung yang layak, dan kami memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha. Ini perubahan yang sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan yang dilakukan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik wilayah, tetapi juga mengembalikan semangat dan optimisme masyarakat setelah menghadapi berbagai kesulitan akibat bencana.
Melalui pembangunan infrastruktur, penyediaan hunian tetap, serta program pemberdayaan ekonomi masyarakat, Satgas PRR berupaya memastikan pemulihan berjalan secara menyeluruh.
Pasalnya, pemulihan bukan hanya tentang membangun kembali bangunan yang rusak, tetapi juga membantu masyarakat kembali menjalani kehidupan yang lebih aman, produktif, dan sejahtera.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.