Di bidang pendidikan, Bajrakitiyabha menempuh studi hukum dan meraih dua gelar pascasarjana dari Universitas Cornell di Amerika Serikat. Kariernya dimulai sebagai diplomat di misi Thailand untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York sebelum kembali ke negaranya untuk bekerja di kantor Jaksa Agung Thailand.
Karier diplomatiknya terus berkembang ketika menjabat sebagai Duta Besar Thailand untuk Austria pada 2012 hingga 2014. Dalam posisi tersebut, ia aktif membangun kerja sama dengan Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC).
Putri Bajrakitiyabha juga dikenal sebagai pejuang reformasi sistem pemasyarakatan dan peradilan pidana Thailand. Ia banyak menyuarakan perlindungan bagi perempuan rentan yang berhadapan dengan hukum serta mendorong perubahan terhadap kebijakan pemidanaan, khususnya dalam kasus-kasus narkotika ringan.
Sekembalinya ke Thailand, ia dipercaya menjadi Duta Besar UNODC untuk Penegakan Hukum di Asia Tenggara dan terus aktif mengadvokasi reformasi hukum di negaranya.
Pada 2021, Raja Vajiralongkorn menunjuk putrinya sebagai kepala staf pengawal pribadi kerajaan dan memberinya pangkat jenderal. Penunjukan tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu anggota keluarga kerajaan yang paling dipercaya oleh sang raja.